140 Calon Taruna Ikuti Binlat PKN STAN, Dispora Gandeng Alumni sebagai Mentor
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar Dery Wadhana/pic:tanty
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Sebanyak 140
calon taruna yang berasal dari kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah
mengikuti Bimbingan dan Pelatihan (Binlat).
Mereka merupakan putra putri
daerah yang dipersiapkan, dalam rangka persiapan untuk masuk Politeknik
Keuangan Negara STAN (PKN STAN) yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga
(Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada 4–12 Mei 2025 mendatang.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan
dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Dery Wardhana mengungkapkan berbeda dari
tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini Dispora Kukar melibatkan para alumni PKN STAN
yang kini mengabdi di lingkungan Pemkab Kukar sebagai mentor dan pemateri
utama.
Menurut Dery kehadiran mereka
menjadi daya tarik tersendiri karena dinilai mampu memberikan wawasan nyata dan
motivasi langsung dari pengalaman pribadi.
"Kami ingin peserta tidak
hanya siap secara akademik, tetapi juga secara mental. Dengan kehadiran para
alumni, mereka bisa melihat gambaran nyata tentang proses seleksi hingga
kehidupan kampus di PKN STAN,” ujar Dery Jumat (11/04/2025).
Dery menjelaskan nantinya,
kegiatan Binlat akan diawali dengan meeting class di Digital Academy milik
Diskominfo Kukar yang berlokasi di Stadion Aji Imbut.
“Dispora Kukar telah berkoordinasi
dengan Diskominfo untuk mendukung fasilitas seperti ruang kelas, komputer, dan
perlengkapan lainnya,” jelasnya.
Ia mengatakan peserta yang berasal
dari wilayah Tenggarong akan mengikuti kegiatan secara pulang-pergi.
Sedangkan peserta dari luar
kecamatan akan difasilitasi tempat menginap di Asrama Atlet, termasuk konsumsi
dan layanan medis, agar tetap prima selama pelatihan berlangsung.
“Kita berharap program ini tidak hanya membekali para peserta dengan materi ujian, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka menghadapi salah satu seleksi pendidikan kedinasan yang paling ketat di Indonesia,” tandasnya
Dery juga menambahkan pihak
pemerintah daerah ingin menciptakan ekosistem belajar yang sehat dan suportif,
agar anak-anak muda Kukar mampu bersaing dan lolos ke PKN STAN. (Adv/Tan)